Bagaimana cara mengatasi syaraf terjepit jika terjadi pada diri kita.

saraf kejepit adalah rasa nyeri pada bagian punggung, leher, atau kaki dengan cara tiba-tiba biang keroknya. Masalah ini dikatakan saraf terjepit karena saat jaringan di sekitarnya seperti tulang, otot, dan tendon, menekan terlalu kencang. Tekanan tersebut akan membuat fungsi saraf menjadi terganggu. sehingga, rasa kesemutan akan muncul sepertihalnya nyeri, kebas, hingga melemahnya tubuh sebagai akibat dari kondisi tersebut. sebelum kita mengatasi saraf terjepit tersebut ketahui beberapa yang pada umumnya terjadi hanya pada satu sisi tubuh. Meski begitu, kondisi tersebut bisa menjadi lebih dari satu area. Misalnya, satu saraf dileher dan saraf lainnya di tangansehingga dapat menyebabkan gangguan yang ringan, bahkan hingga parah.

  • Muncul rasa kebas di kulit.
  • Kaki atau tangan mengalami mati rasa.
  • Hilangnya kemampuan untuk merasakan sensasi panas, dingin, nyeri, atau sentuhan di sekitar area kulit.
  • Otot yang terkena dampaknya menjadi lemah.
  • Gejala lain yang pada umumnya terjadi seperti terbakar.
  • Serta rasa kesemutan yang disertai dengan sensasi seperti tertusuk-tusuk jarum atau kesterum.
  • Muncul rasa nyeri di area saraf yang terjepit hingga menyebar ke area lain di sekitar lokasi saraf.
  • Kondisi ini dapat juga muncul di lokasi lain, jauh dari lokasi saraf yang terjepit. Misalnya, saraf yang terjepit di leher, namun rasa nyeri muncul di siku atau lengan.
READ  Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit kepala sebelah kanan

Saat mengalami saraf kejepit, Anda bisa merasakan salah satu atau gejala tersebut. dan untuk mengatasi saraf terjepit yang umumnya muncul secara perlahan, dapat dilihat dari keparahan gejala yang dirasakan karena dapat berubah-ubah, tergantung dari posisi tubuh kita pada saat itu.

Terkadang, kondisi saraf kejepit juga dapat menyebabkan gangguan fungsional di tubuh. Gangguan fungsional tersebut ternyata dapat mengganggu sepertihalnya dalam kemampuan mengendalikan rasa ingin buang air kecil dan besar, hingga menyebabkan penderitanya mengompol.[1] “dilansir dari laman Alodokter” Jika kita mengalami saraf terjepit, ada beberapa obat saraf terjepit yang bisa kita pilih, di antaranya obat anti-inflamasi non steroid (OAINS), seperti ibuprofen dan naproxen, yang dapat membantu mengatasi peradangan atau rasa nyeri yang ditimbulkan oleh saraf terjepit tersebut. Obat anti-inflamasi lainnya seperti kortikosteroid juga ternyata bermanfaat pada banyak jenis kondisi yang terkait saraf terjepit. Obat tersebut dapat diberikan dengan cara diminum atau melalui suntikan, manfaat lainnya juga dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi. beriku beberapa cara penanganan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi saraf terjepit adalah:

  • Fisioterapi
READ  Bagaimana Cara Mengobati Atresia Ani?

Fisioterapi adalah jenis perawatan untuk membantu Anda bergerak lebih baik, menghilangkan rasa sakit, dan juga membantu memperbaiki atau mengembalikan fungsi fisik dan tingkat kebugaran. Terapi tersebut juga membantu dalam meregangkan dan menguatkan otot. Terapi ini diberikan hampir selalu meliputi olahraga, termasuk peregangan, latihan inti, angkat beban, dan berjalan.

  • Tindakan operasi atau pembedahan

Jika saraf terjepit tidak membaik setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan dengan obat-obatan dan fisioterapi, maka dokter akan merekomendasikan Anda untuk menjalani tindakan operasi. Jenis operasi atau pembedahan pun bervariasi tergantung lokasi saraf terjepit.

Selain obat-obatan dalam menangani saraf tersebut, kita juga perlu mengetahui langkah-langkah pencegahan agar Anda terhindar dari masalah saraf terjepit. Misalnya, mempertahankan posisi yang baik, jangan menyilangkan kaki Anda atau berbaring dalam posisi apa pun untuk waktu yang lama ketika melakukan olahraga secara rutin, terutama jenis olahraga yang melatih kekuatan dan fleksibilitas. Alangkah baiknya batasi gerakan berulang dan berikan jeda setiap beberapa waktu ketika Anda melakukan suatu kegiatan dengan gerakan berulang; pertahankan berat badan yang sehat agar terhindar dari saraf terjepit.

READ  Inilah Penyebab Atresia Ani

 

 

 

Sumber: Hellosehat.com

[1] Sumber referensi sehatq.com